Goa Gudel Mele

Goa ini masih terkesan alami dan belum dikembangkan oleh pemerintah. Letaknya diapit oleh dua pedusunan, Payak dan Plataran, ±30 menit dari ibukota kabupaten Gunung Kidul, Wonosari. Konon katanya menurut salah seorang warga sekitar, goa itu ditempati oleh orang-orang kere (miskin).

Umbul Beton

Mbeton, warga sekitar sering menyebutnya, sebuah bendungan yang berada di tengah perbukitan.

Showing posts with label kegiatan. Show all posts
Showing posts with label kegiatan. Show all posts

Thursday, August 9, 2018

Regenerasi Karang Taruna Tunas Muda



Karang taruna dusun Plataran atau yang lebih dikenal dengan karang taruna tunas muda, pada Jumat 3 Agustus lalu akhirnya mengadakan regerasi atau peremajaan kepengurusan. Setelah sejak 2002 atau terhitubg 16 tahun kepengurusan tersebut dipegang oleh Mas Wawan, akhirnya pada malam sabtu lalu kepenggurusan Mas Wawan resmi tergantikan oleh ketua yang baru. Kegiatan regenerasi keperngurusan ini sebenarnya sudah lama direncanakan namun baru dapat terealisasi. Selain di hadiri oleh para pemuda Plataran dan mahasiswa KKN UNY, kegiatan rapat karang taruna ini juga dihadiri oleh Ibu Dukuh Plataran, Ibu Sriyati.

Acara dimulai dengan perkenalan dari mahasiswa KKN UNY yang diwakili oleh suadara Kholis Hidayat selaku ketua KKN. Selanjutnya, diisi dengan sambutan dari Mas Wawan selaku ketua karang taruna yang sekaligus menyampaikan keinginannya untuk segera dilakukan regerasi kepengurusan dan akhirnya di acc oleh Ibu Dukuh. Malam itu juga diadakan pemilihan ketua dimana terdapat 4 calon yang nantinya akan dipilih 3 calon terpilih sebagi ketua I, dan 2 wakil ketua. Sularto, Wisnu, Eko Sulistyo, dan Agus Winaryo merupakan 4 calon yang diajukan oleh para pemuda plataran. Kemudian satu per satu pemuda menggunakan hak pilih mereka, begitu pula dengan bu dukuh. Dan akhirnya terpilihlah Mas Sularto sebagai ketua karang taruna tunas muda yang baru.


Perintisan Bank Sampah Plataran



Sampah rumah tangga yang jumlahnya cukup tinggi untuk setiap harinya dan tidak tahu sampah itu akan diapakan, membuat masyarakat Plataran lebih memilih membuangnya di wilayah yang seharusnya tidak untuk membuang sampah (pinggir jalan) atau justru memilih membakarnya di belakang rumah. Mengingat betapa bahayanya jika sampah plastic dibakar atau dikelola secara tidak benar, untuk menyelamatkan lingkungan serta menciptakan lingkungan Plataran yang bersih dan sehat maka perlu adanya pengelolaan sampah yang baik dan benar. DengaN latar belakang tersebut KKN 009 UNY 2018 melaksanakan penyuluhan terkait pengelolaan sampah rumah tangga yang dilaksanakan di Balai Dusun Plataran pada tanggal 31 Juli 2018 lalu. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat Plataran akan bahaya sampah yang dikelola secara tidak benar dan mengarahkan masyarakat Plataran untuk memanfaatkan sampah.

Penyuluhan pengelolaan sampah ini dibersamai oleh Bapak Ari Wijanarko, pegawai Puskesmas Ponjong I bagian sanitasi. Bapak Ari Wijanarko menyampaikan terkait sanitasi dan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) sebagai awalan materi. Selanjutnya Bapak Ari menyampaikan terkait bahaya sampah dan penanggulangannya. Dalam penyuluhan ini KKN 009 UNY meminta tolong Bapak Ari untuk memantik warga agar sadar akan sampah dan termotivasi untuk merintis bank sampah. Diakhir materi Bapak Ari menunjukkan profil dusun yang sudah merintis bank sampah, hingga akhirnya warga sepakat untuk merintis bank sampah yang nantinya akan dikelola oleh ibu-ibu PKK. Bahkan di hari sosialisasi tersebut sudah ada warga yang membawa sampah anorganik yang sudah dipilah.


KKN 009 UNY 2018


Tuesday, July 31, 2018

KKN 009 UNY di Dusun Plataran



Senin, 16 Juli 2018 Desa Sumbergiri telah menerima secara resmi 8 kelompok mahasiswa KKN UNY yang akan ditempatkan di 8 dusun berbeda di Sumbergiri. Dan pada tahun ini, dusun plataran kembali dipercayai pihak kelurahan untuk menjadi tuan rumah bagi KKN UNY. Kelompok KKN yang bertugas belajar mengabdi di Plataran ini merupakan kelompok 009 yang terdiri atas 11 mahasiswa UNY semester 7 yang diketuai oleh Kholis Hidayat. KKN 009 ini akan belajar di Plataran selama kurang lebih 1,5 bulan. Posko KKN 009 ini berada di rumah ibu dukuh Plataran, Ibu Sriyati.

Tema yang diambil oleh kelompok KKN 009 UNY ini yaitu Lingkungan bersih dan sehat. Untuk mewujudkan plataran dengan lingkungan bersih dan sehat, kelompok KKN 009 ini memiliki program utama perintisan bank sampah yang disertai penyuluhan terkait pemilahan sampah, serta pengelolaan sampah. Selain itu, KKN 009 UNY juga mencanangkan lomba rumah bersih bagi seluruh warga plataran untuk mencapai plataran dengan lingkungan bersih dan sehat. Selain itu, KKN 009 UNY juga menunjang program lingkungan bersih dengan mengadakan kegiatan memanfaatkan barang bekas untuk beberapa kegiatan, seperti pembuatan celengan dari botol bekas, pembuatan senter dari botol bekas, dan kegiatan lainnya.

Berikut foto Seluruh mahasiswa KKN UNY yang bertugas di Sumbergiri bersama DPL (Bapak Estu Miyarso dan Bapak Agus Maman Abadi) juga foto KKN 009 UNY 2018 bersama ibu dukuh Plataran, Ibu Sriyati.





Tuesday, September 5, 2017

Voli

Voli Dusun Plataran

                Voli merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua kelompok yang masing-masing kelompok terdapat 6 pemain. Voli bisa dimainkan dari berbagai kalangan dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Teknik-teknik dasar bola voli bisa dipelajari dengan mudah karena tidak terlalu banyak teknik yang digunakan. Dengan menguasai teknik dasar bola voli maka permainan bola voli sudah bisa dilakukan.

Permainan bola voli termasuk olahraga yang mempunyai banyak peminatnya, selain menyehatkan permainan bola voli juga sangat asyik dan seru. Dalam permainan bola voli hanya cukup menggunakan lapangan dan bola voli untuk memainkannya sehingga permainan bola voli juga merupakan olahraga yang merakyat.
 

                Desa Plataran merupakan desa yang mempunyai antusias tinggi terhadap permainan bola voli. Hampir semua kalangan menyukai dan bisa memainkannya, dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang ikut serta dalam lomba bola voli pada hari kemerdekaan RI misalnya, dan banyak pula warga yang menonton setiap harinya. Bibit pemain voli juga terlihat dari kalangan karang taruna, yang hampir semuanya sudah bisa bermain bola voli, dari passing bawah, passing atas, hingga smash, mereka sudah bisa melakukannya dengan baik.

                Desa Plataran mempunyai lapangan bola voli sendiri, letaknya di depan rumah ibu dukuh. Lapangan tersebut digunakan untuk permainan bola voli plastik, hampir setiap sore lapangan tersebut digunakan untuk bermain bola voli. Selain warga Plataran yang selalu bermain voli di sini, banyak pula dari desa lain, seperti warga Wonodoyo, Payak dan Koripan. Mereka sering datang untuk bermain bersama-sama. Selain menyehatkan permainan ini juga dapat menjalin silaturahmi antar warga dan menumbuhkan sikap gotong-royong serta saling menolong. [Sgt]
                 

                

Karang Taruna Dusun Plataran

Karang Taruna Dusun Plataran

            Kegiatan di Dusun Plataran salah satunya adalah kegiatan pemuda dan pemudi yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna Dusun Plataran. Karang Taruna sendiri menurut Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia No. 83/HUK/2015 BAB I Pasal 1, adalah Organisasi Sosial wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan atau komunitas adat sederajat dan terutama bergerak di bidang usaha kesejahteraan sosial.


            Karang Taruna Dusun Plataran diketuai oleh Bapak Wawan dan Saudara Wisnu sebagai ketua kedua. Beranggotakan seluruh pemuda dan pemudi dari usia SMA hingga usia 45-an. Anggota Karang Taruna di Dusun Plataran ini terbilang kompak. Dalam setiap acara yang diadakan dusun, anggota Karang Taruna selalu hadir tidak kurang dari 80% dari seluruh anggota meskipun kegiatan tersebut diadakan secara mendadak. Penulis merasa kagum dengan kekompakan dari anggota Karang Taruna ini. Karang Taruna selalu ikut serta dalam semua kegiatan padukuhan termasuk tirakatan, pengajian, gotong royong atau kerja bakti, TPA, dan berbagai kegiatan lainnya.

            Rapat atau pertemuan rutin tidak ada di Karang Taruna Dusun Plataran ini, namun apabila hendak ada acara atau kegiatan tertentu, Bapak Wawan langsung memberikan pengumuman melalui TOA Masjid agar pemuda dan pemudi berkumpul, baik untuk rapat persiapan maupun kerja bakti menyiapkan suatu acara. Pengumuman yang hanya secara lisan ini tidak mematahkan tekad pemuda dan pemudi pasti untuk berkumpul bahkan dalam hitungan menit sudah sigap di tempat sehingga setiap kegiatan yang akan dilakukan di Dusun Plataran dapat terlaksana dengan baik dan lancar. [Hsn]

            

Bimbingan Belajar

Bimbingan Belajar

             Bimbingan belajar atau sering disebutnya bimbel ini merupakan proses pemberian bantuan dari seorang guru atupun guru pembimbing kepada siswanya dengan tujuan siswa dapat mengatasi kesulitan belajar dan mencapai hasil optimal. Bimbel mengembangkan suasana belajar yang kondusif sehingga siswa merasa lebih nyaman.

Bimbel di Pedusunan Plataran ditujukan kepada anak-anak yang mengalami kesulitan belajar dalam mengerjakan PR misalnya. Selain itu adanya pemberian materi-materi belajar yang mungkin belum dikuasai atau baru kepada anak-anak. Bimbel di dusun Plataran diadakan oleh tim KKN yang ditugaskan di dusun ini. Materi yang diberikan beraneka ragam. Biasanya materi yang diberikan sesuai dengan prodi masing-masing anggota, misalnya dari ilmu keolahragaan memberikan bimbingan tentang bela diri, voli, dan sebagainya.

            Cellin Eriarosa salah satu anggota KKN B90 2017 dari Universitas Negeri Yogyakarta misalnya, mengadakan bimbingan belajar tentang pelatihan pertahanan diri untuk anak-anak “Self Difense for Kids.” Kegiatan ini dilaksanakan Kamis (10/8) lalu di Balai Dusun Plataran. Kegiatan tersebut merupakan program kerja individu KKN B90 dengan sasaran utama anak-anak. Pelatihan ini dilakukan empat kali atau sekali dalam seminggu.

Cellin Eriarosa selaku pelaksana kegiatan Self Difense for Kids mengatakan pelatihan ini sebenarnya merupakan bela diri campuran. Materi yang diberikan, yaitu teknik bela diri praktis dan teknik pukulan dasar, tanpa menggunakan target (kosongan) dan menggunakan target (sparing). Pelatihan pertahanan diri ini diikuti oleh  ± 15 anak. Antusias anak-anak dusun Plataran itu termasuk tinggi. Anak-anak melakukan kegiatan tersebut dengan penuh semangat dan beberapa anak mau maju ke depan untuk mempratikkan. Pertahanan diri yang dimaksud itu adalah membentuk kepercayaan diri pada anak dan memberikan pelatihan apabila terjadi ancaman, seperti ancaman fisik dan intimidasi.

Kegiatan ini tidak mengalami kendala berlebih meskipun menjadi pengalaman baru bagi anak-anak di dusun Plataran dan tidak seperti halnya di suatu klub, tetapi dikemas dengan suasana bermain. Hal terpenting adalah anak mempunyai kepercayaan diri untuk melakukan. Kedepannya Cellin Eriarosa berharap, “Anak-anak lebih percaya diri, tahu cara mempertahankan diri, memiliki keberanian terutama menghindari kasus intimidasi dan bullying,” tutup Cellin pada tim reporter Plataran Jumat (25/8). [rys]


Yasinan Dusun Plataran

Yasinan



            Pembacaan surat yasin dan doa-doa untuk para arwah leluhur yang telah dahulu kembali ke sisi Tuhan ini merupakan kegiatan rutin warga dusun Plataran. Kegiatan ini dilaksanakan setiap malam Jumat di rumah-rumah warga. Tempat yasinan selalu berganti menyesuaikan giliran rumah. Dusun Plataran yang terdiri dari dua RT dijatah bergilir secara berurutan untuk tempat yasinan.

            Pada hari tertentu yasinan diadakan di tempat khusus. Hari itu adalah malam Jumat legi. Apabila hari itu tiba, tempat yasinan berada di masjid. Tidak ada alasan tertentu mengapa tempatnya berbeda, hal itu sudah menjadi kebiasaan sejak lama. Untuk kegiatannya hanyalah membaca surat yasin dan doa secara bersama-sama. Tidak ada rebanan yang terkadang dilakukan pada acara-acara yasinan.


Yasinan di dusun Plataran ini dipimpin oleh Pak Marno dan apabila Beliau berhalangan hadir maka akan digantikan oleh Pak Rohmat. Peserta yasinan ini kira-kira 20 orang yang berasal dari warga Plataran sendiri. [rys]

Sunday, September 3, 2017

Dasawisma Dusun Plataran


Kegiatan Dasawisma Dusun Plataran

Dasawisma merupakan kegiatan rutin ibu-ibu di dusun Plataran. Setiap dusun terdapat dua kelompok dasawisma sehingga dusun Plataran yang memiliki dua RT, terdapat empat kelompok dasawisma.


RT 1 dilaksanakan pada tanggal 25 dan 26 setiap bulannya, sedangkan RT 2 dilaksanakan pada hari minggu wage dan minggu legi setiap bulannya. Setiap anggota dasawisma terdiri dari ± 10 orang. Kegiatan itu diadakan setiap ba’da magrib. Rangkaian acaranya berupa arisan dan beberapa informasi dari pemerintah desa. Tidak lupa jamuan selalu menjadi paling utama di setiap acara.

Sabtu (26/8) lalu, dasawisma dilaksanakan di tempat Ibu Sartilah salah seorang warga dari RT 1. Ibu-ibu yang berdatangan telah dijamu dengan berbagai macam makanan, seperti hidangan khas Gunung Kidul khususnya Plataran, patilo dan lempeng. Sambil menikmati hidangan, ibu-ibu pun membayar arisan dan pembayaran lainnya. Acara pun dimulai dengan pembukaan oleh ibu dukuh Plataran dan dilanjutkan dengan pemberitahuan dari pemerintah desa.

Waktu itu dasawisma diikuti pula oleh KKN UNY 2017 sehingga acara pun dilanjutkan dengan beberapa pemaparan informasi maupun keluh kesah dari anggota KKN. Warga juga memberikan timbal balik dari beberapa pengungkapan dari KKN tersebut. Acara diakhiri dengan pengundian perolehan arisan. [rys]